Blue Screen

22.06 | , ,

Pada dasarnya bluescreen muncul karena terjadi kesalahan data pada alamat tertentu baik itu data rusak (corrupt) atau data hilang (missing).
Penyebab Laptop mengalami Blue Screen / Dump memory / Layar Biru antara lain :

Sistem operasi yang tidak sempurna
Memory / RAM
Harddisk bermasalah
Hardware rusak
Data corrupt/terhapus
Virus
Penjelasan singkatnya sebagai berikut:


Sistem operasi yang tidak sempurna
Salah satu penyebab blue screen adalah sistem operasi yang tidak bekerja sempurna. Hal ini bisa disebabkan oleh  instalasi program yang tidak sempurna , uninstall program yang menghapus library (.dll) file yang digunakan oleh sistem atau program yang akan dijalankan, drivers yang tidak kompatibel, adanya bad sector pada harddisk, atau adanya virus yang menjangkiti laptop anda.

Memory / RAM rusak atau kotor

Bluescreen yang diakibatkan oleh memory dapat kita ketahui dengan mencoba check memori melalui menu BIOS laptop yang bersangkutan. Bila kerusakan di area memory baik RAM itu sendiri maupun socket, maka langkah pertama yang dapat dilakukan adalah melepas memory dan bersihkan atau sikat dengan penghapus pensil bagian kaki socket RAM sehingga menjadi bersih.  Apabila masalah tetap muncul, kita dapat mengganti dengan RAM yang baru. Apabila cara diatas belum berhasil, ada kemungkinan socket/dudukan RAM laptop anda bermasalah.

Harddisk yang bermasalah
Kerusakan harddisk bisa terjadi pada fisiknya yaitu board harddisk,  actuator / headnya atau pada  piringan tempat menyimpan data.  Harddisk cukup rentan terhadap getaran/guncangan walaupun pada laptop terbaru sudah menggunakan sistem perlindungan  getaran.  Harddisk yang bermasalah dapat menyebabkan bluescreen, penyebab yang paling sering terjadi karena adanya bad sector  pada piringan harddisk tersebut. Bad sector biasanya terjadi  karena laptop dimatikan secara mendadak – tiba-tiba mati listrik tanpa penggunaan batere, temperatur laptop anda terlalu panas sehingga melewati toleransi yang ditentukan oleh vendor – atau karena adanya getaran/guncangan yang cukup besar pada harddisk. Ada 2 jenis bad sector yang terjadi pada piringan harddisk, yaitu tergoresnya piringan harddisk dan sistem strukur harddisk yang tidak  benar. Pada kasus pertama, sampai tingkat kerusakan tertentu masih dapat dilokalisir  kerusakannya tapi biaya perbaikannya jauh lebih mahal dibanding membeli harddisk baru.  Pada kasus kedua yaitu bad sector yang terjadi pada sistem struktur harddisk,  dapat diatasi dengan chkdsk/f, dimana windows akan memberikan tanda agar bad-sector tidak digunakan. Ada juga beberapa software yang dapat memperbaiki bad sector yang terjadi pada sistem struktur harddisk tersebut – bukan pada fisik/plat harddisk – salah satunya yang terbaik adalah HDD Generator. Bagian yang paling krusial pada harddisk adalah sector awal dimana mbr berada. Bila bagian ini yang terkena, maka cara-cara diatas tidak effektif, cara terbaik adalah mengganti harddisk dengan yang baru.

Hardware rusak

Pada laptop terdapat banyak hardware sebagai pendukung berbagai fungsi, seperti wifi, bluetooth, keyboard dan sebagainya. Bila terjadi kerusakan pada hardware tersebut  akan menyebabkan laptop mengalami bluescreen. Untuk mengatasi hal ini, perlu diteliti dulu hardware mana yang mengalami kerusakan dan kemudian menggantinya dengan yang baru.

Data corrupt/terhapus

Data yang corrupt bisa terjadi karena virus, memori ram yang tidak baik, bad sector harddisk atau terhapus secara tidak sengaja. Untuk mengatasinya harus diteliti terlebih dahulu penyebabnya agar solusi yang dilakukan tepat pada permasalahannya.

Virus
Virus tertentu dapat menyebabkan bluescreen karena virus tersebut membajak file-file yang diperlukan windows untuk beroperasi dengan baik. Bila hal ini terjadi – berdasarkan pengalaman – antivirus sudah tak mampu untuk membasmi virus sekaligus memulihkan sistem operasi laptop anda. Cara terbaik adalah menginstal ulang laptop anda (clean  install).

0 komentar:

Posting Komentar